Jari jemariku takkan
mampu ciptakan sihir
apapun,
Lemah desah nafasku takkan membuka
bilah manapun
Ribuan landai sayu tatapanku belum
mampu menguasai satu hati pun.
Ini hatimu
Pandai hati tak mampu
buatmu berpaling, karna
kau tak tahu dimana rasa
ini,
Tak sampai ribuan puisi
lalu, takkan kau
mengerti,
Apa bahasaku rancu?
Atau kau tak sudi
mencari arti.
Hari,benar hari. berhari-
hari ratusan kata
terdiam.
Berkumpul menantiku
berucap karna aku
memang diam.
Tapi api kan terus
beraksi, membakar
beraniku jadi saksi basa-
basi.
Benar,
Benar apa yang kau baca,
Kira-kira.
Aku takkan bertanya asal
kau gembira
kata-kata yang diucap oleh jari seorang elf, itu lebih dari sekedar mantra.. sebutlah nama Tuhanmu sebelum membaca
Kamis, 12 Agustus 2010
Jumat, 06 Agustus 2010
Getting started
sebelum terlalu jauh, izinkan saya memperkenalkan diri, saya Hero, umur saya 15 bulan. saya elf muda level 3 (baru belajar) yang fokus di bidang pemantauan kesehatan. jadi seorang pemantau kessehatan akan mengecek elf penjaga dari satu portal ke portal lainnya memastikan mereka tidak mengalami perubahan ataupun kemunduran secara fisiologis, yg saya bilang: percuma saja. para elf penjaga adalah orang2 pilihan dari akademi yg dinilai memiliki kemampuan khusus. ga ada kesempatan mereka bisa mengalami gangguan kesehatan. kalau q bilang itu cuma kekhawatiran yang berlebihan dari dewan tertinggi mengnai kasus 15 bulan yang lalu, saat q lahir. beberapa elf yg kembali dari dunia luar mengalami perubahan perilaku dan kemampuan elf mereka. yaaaa..... bukan berarti saya menyukai pekerjaan ini. saya melakukannya karena itu anjuran dari tetua elf. ramalan mereka, itu lebih menjanjikan untuk ke depannya.
teman2 mengatakan saya harus memilih jalan saya sendiri, bukannya mengikuti ramalan para tetua. tapi saya akan mengatakan jalan yang saya pilih adalah menghargai para tetua, yang memiliki pandangan luas dalam vtriskidolik (vtriskido akan saya jelaskan lain kali) dan berpengalaman. itu sudah jadi tradisi di keluarga kami secara turun temurun. ada banyak paandangan dari beberapa kelompok elf muda yg menyatakan kido sudah trlalu kuno, tidak seakurat pengukuran ilmiah, tidak sesuai perkembangan jaman, dll. faktanya kido telah dipakai bangsa ini lebih dari 10.000 tahun
teman teman sangat ragu akan ramalan, katanya dunia elf sudah modern, ramalan cuma cara kuno, hanya bagian dari tradisi. ohh come on.. gada salahnya dicoba, sekalian membuktikan apa ramalan bisa diandalkan atau cuma omong kosong seperti yang kalian bilang.
kita masih muda. saat muda kita akan salah, sangat banyak salah, karena bagi saya masa muda adalah waktunya untuk melakukan kesalahan, salah ga membuat kita bego, salah juga ga membuat kita pintar, salah hanya membuat kita semakin bijak. asalkan kita tidak lupa memandang kebelakang, mengapa kita dicap salah.
lagian menurut saya salah benar hanya ditentukan sudut pandang. walopun sebenarnya patokan "kebenaran" sudah dicantumkan dalam buku suci elf. mungkin kita bingung dengan mana yang benar dan mana yang salah tapi seorang manusia yang saya kenal berkata:
"hidup terkadang seperti berjalan dalam kegelapan, kita hanya terus berjalan, hingga tiba di tempat yang terang, tempat yang lebih baik"
hidup memang seperti itu, kita berpegang pada sebuah prinsip, dan kesalahan akan menyempurnkan prinsip tersebut.
hidup itu mudah, kita membuat sebuah keputusan dang tidak boleh menyesalinya, tapi terkadang melakukannya jauh lebih sulit dari mendengar.
tapi lihat, mata elf ini mampu memandang beriburibu kilometer diantara redupnya kabut isla, dan saat saya melihat diri saya, saya melihat elf muda yang dalam masa pertumbuhan. saya adalah Hero putra Attoxi dan saya bisa melakukan segalanya
(sedikit saran, jangan macammacam dengan elf muda dalam masa pertumbuhan)
teman2 mengatakan saya harus memilih jalan saya sendiri, bukannya mengikuti ramalan para tetua. tapi saya akan mengatakan jalan yang saya pilih adalah menghargai para tetua, yang memiliki pandangan luas dalam vtriskidolik (vtriskido akan saya jelaskan lain kali) dan berpengalaman. itu sudah jadi tradisi di keluarga kami secara turun temurun. ada banyak paandangan dari beberapa kelompok elf muda yg menyatakan kido sudah trlalu kuno, tidak seakurat pengukuran ilmiah, tidak sesuai perkembangan jaman, dll. faktanya kido telah dipakai bangsa ini lebih dari 10.000 tahun
teman teman sangat ragu akan ramalan, katanya dunia elf sudah modern, ramalan cuma cara kuno, hanya bagian dari tradisi. ohh come on.. gada salahnya dicoba, sekalian membuktikan apa ramalan bisa diandalkan atau cuma omong kosong seperti yang kalian bilang.
kita masih muda. saat muda kita akan salah, sangat banyak salah, karena bagi saya masa muda adalah waktunya untuk melakukan kesalahan, salah ga membuat kita bego, salah juga ga membuat kita pintar, salah hanya membuat kita semakin bijak. asalkan kita tidak lupa memandang kebelakang, mengapa kita dicap salah.
lagian menurut saya salah benar hanya ditentukan sudut pandang. walopun sebenarnya patokan "kebenaran" sudah dicantumkan dalam buku suci elf. mungkin kita bingung dengan mana yang benar dan mana yang salah tapi seorang manusia yang saya kenal berkata:
"hidup terkadang seperti berjalan dalam kegelapan, kita hanya terus berjalan, hingga tiba di tempat yang terang, tempat yang lebih baik"
hidup memang seperti itu, kita berpegang pada sebuah prinsip, dan kesalahan akan menyempurnkan prinsip tersebut.
hidup itu mudah, kita membuat sebuah keputusan dang tidak boleh menyesalinya, tapi terkadang melakukannya jauh lebih sulit dari mendengar.
tapi lihat, mata elf ini mampu memandang beriburibu kilometer diantara redupnya kabut isla, dan saat saya melihat diri saya, saya melihat elf muda yang dalam masa pertumbuhan. saya adalah Hero putra Attoxi dan saya bisa melakukan segalanya
(sedikit saran, jangan macammacam dengan elf muda dalam masa pertumbuhan)
Langganan:
Postingan (Atom)