Jari jemariku takkan
mampu ciptakan sihir
apapun,
Lemah desah nafasku takkan membuka
bilah manapun
Ribuan landai sayu tatapanku belum
mampu menguasai satu hati pun.
Ini hatimu
Pandai hati tak mampu
buatmu berpaling, karna
kau tak tahu dimana rasa
ini,
Tak sampai ribuan puisi
lalu, takkan kau
mengerti,
Apa bahasaku rancu?
Atau kau tak sudi
mencari arti.
Hari,benar hari. berhari-
hari ratusan kata
terdiam.
Berkumpul menantiku
berucap karna aku
memang diam.
Tapi api kan terus
beraksi, membakar
beraniku jadi saksi basa-
basi.
Benar,
Benar apa yang kau baca,
Kira-kira.
Aku takkan bertanya asal
kau gembira
wihhh...diksinya keren!!!!
BalasHapus